Tanggal 10 januari hingga 27 Januari 2014 aku berlibur ke Sumatera Utara. Ini pertama kalinya aku pergi ke sana. Aku pergi bersama ketiga temanku dengan menggunakan bus ALS. Tujuan utama kami adalah Sibolga, kampung halamannya Imeng, salah satu dari ketiga temanku. Ayah mengantarkan aku ke pool bus ALS di daerah Tangerang dimana Imeng, Iso, dan Itul sudah menungguku di sana. Logat Batak terdengar dengan jelas di sekitarku. Iya, mereka adalah para penumpang yang akan melakukan perjalanan bersama kami. Bus yang kami tumpangi akan melintasi lautan dengan menggunakan kapal laut untuk mencapai Lampung. Sebenarnya perjalanan menuju Sibolga sedikit melelahkan. Kami harus menempuh jarak yang begitu jauh selama kurang lebih 3 hari. Dinginnya malam dan AC yang dinyalakan di dalam bus membuat tubuh kami menggigil dan terasa ditusuk-tusuk alias ngilu. Orang Tua kami terus memantau keadaan kami dengan berkomunikasi melalui telepon genggam.
Pagi hari ketika menuju ke daerah lahat, tiba-tiba ban bus yang kami tumpangi bocor sehingga pak sopir pun harus memperbaikinya. Setelah itu kami tiba di daerah lahat namun di tengah perjalanan aku yang tertidur harus terbangun karena merasakan guncangan yang hebat. Ternyata bus yang kami tumpangi sudah dalam keadaan miring dan seluruh penumpang harus turun keluar dari bus melalui pintu sopir. Untuk membenarkan posisi bus tersebut Pak sopir dan kondektur pun berusaha menarik bus tersebut dengan bantuan warga sekitar yang juga meminjamkan tenaga truk untuk menarik bus tersebut.